BANDUNG, (PRLM).- Tiga pekerja meubel di bengkel pembuatan mebel Jln. Karawitan RT 3 RW 3 Kel. Turangga, Kec. Lengkong, mengalami luka bakar saat bekerja, Rabu (10/3) sore pukul 15.00 WIB. Dua orang mengalami luka bakar serius dan satu orang hanya terjilat api.Kebakaran tersebut berawal ketika seorang pekerja, Nandar (26), menuangkan cairan tinner ke wadah yang dipegang Wawan (33). “Rencananya kami mau ngecet. Tinner itu untuk mencairkan cat kayu,” kata Nandar di lokasi kejadian.
Tak jauh dari tempat Nandar, ada Hamid (38) dan Tomi (25) yang sedang bekerja. Sementara Hamid yang merupakan supir, sedang istirahat. Saat itulah, Hamid menyalakan korek api karena akan merokok.
Api langsung menyambar Hamid. Api juga merembet ke kaleng tinner yang dipegang Nandar dan Wawan sehingga tumpah. Tumpahan tinner membasahi tubuh Wawan dan Hamid sehingga hampir seluruh tubuhnya terbakar.
Hamid terbakar dari ujung kaki hingga ujung kepala. Sementara Wawan mengalami luka bakar di tubuh bagian kiri mulai paha hingga kepala. Sementara Tomi hanya terjilat di bagian mukanya saja.
Menurut Nandar, api sempat berkobar di tubuh Hamid dan Wawan selama lima menit sebelum akhirnya dipadamkan bersama para karyawan lainnya. Api juga membakar sebagian meubel yang sedang diproduksi dan peralatan.
Saat kejadian, di bengkel tersebut ada sekitar 30 pegawai. Ketiga korban langsung dibawa ke RS Muhammadiyah untuk menjalani perawatan. Sekitar pukul 15.15 WIB, tiga mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan api bisa segera dipadamkan. Pemilik meubel, Arden, belum bisa menaksir kerugian akibat peristiwa itu.
Kapolsekta Lengkong AKP Joner Pasaribu, ditemui di lokasi kejadian, menuturkan, peristiwa itu diduga karena kelalaian seorang pekerja. “Yaitu Hamid. Dia menyalakan rokok saat pekerja lainnya sedang menuangkan tinner. Untuk sementara, lokasi kejadian kami segel memakai police line hingga penyelidikan selesai,” katanya. (A-128/das)***
Sumber: Pikiran Rakyat
